Saturday, September 19, 2026
Kesiswaan

Orasi Pemilihan Calon Mitratama dan Senata Utama dengan E-Voting di SMA Negeri 3 Lumajang

SMA Negeri 3 Lumajang – Senin, 7 September 2026 menjadi bagian penting dari ajang pesta demokrasi yang diselenggarakan secara inklusif oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat sekolah. Mengusung tiga calon Mitratama (Ketua OSIS) dan dua Senata Utama (Ketua MPK). Helat akbar yang diselenggarakan sejak pukul 07.00 WIB bertempat di lapangan sentral sekolah yang diikuti oleh seluruh warga sekolah, guru dan siswa.

Kegiatan yang merupakan implementasi dan wujud pengamalan Pancasila sila ke-4 ini dibuka oleh Kepala SMA Negeri 3 Lumajang Bapak Moh. Yatim Khudlori, M.Pd., yang berlanjut dengan sambutan Ketua KPU sekolah Veronica. Kegiatan yang dibawakan oleh Master of Ceremony  (MC) Raihan dan Rizka yang sekaligus Duta Sekolah ini juga menampilkan performance dan beberapa hiburan dari Emuga (Ekstrakurikuler Musik Smaga) dengan membawakan beberapa lagu yang cukup memukau perhatian penonton.

Pelaksanaan orasi pun dimulai, MC mempersilakan moderator (Ibu Uswatun Najah, S. Pd) yang memimpin acara orasi. Terdapat beberapa panelis yang hadir secara kolaboratif untuk mewarnai perdebatan dan diskusi dari para calon mitratama dan senata utama tahun 2026 ini.

Panelis yang berasal dari dewan guru adalah Ibu Setyaningsih, S.Pd dan Ibu Rusmala Evi, M.Pd., Gr., serta notulis Ibu Amelia Ratri, S.Pd. Sedangkan panelis dari siswa yaitu Nimas merupakan ketua OSIS lama, dan Feldi perwakilan dari MPK.

Diskusi dan perdebatan yang seru. Para calon mitratama dan senata utama secara terstruktur menyampaikan jawaban dan pertanyaan dari para panelis. Menguji mental, dan kemampuan bernalar kritis menjadi wahana bertarung argumen yang nyata menyatu dalam satu ruang lingkup dalam orasi ini. Menjelang sesi akhir, moderator memberi kesempatan untuk sesi pertanyaan terbuka yang berasal dari para siswa.

Selesai orasi dan ishoma, seluruh warga sekolah diarahkan untuk menuju Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang bertempat di aula serbaguna sekolah. Satu hal yang terlihat berbeda pada pesta demokrasi tahun ini adalah sistem pemilihan umum yang hemat dan ramah lingkungan.

Tahukah mengapa?

Sistem pemungutan suara pada tahun ini menggunakan e-voting, yaitu sebuah pengaplikasian sistem pemungutan suara elektronik. Sistem ini digagas penggunaannya oleh Tim Pengembang IT SMA Negeri 3 Lumajang, Bapak Fanda Meilasa, S. Kom.

Terdapat beberapa keistimewaan e-voting diantaranya:

Zero paper (hemat dan ramah lingkungan)

– Fleksibel, efektif, dan efisien

– Usaha preventif pencegahan golput

– Implementasi digitalisasi sekolah

– Terjamin integritas dan kerahasiaan data

Pemilihan Ketua OSIS dan MPK, pada dasarnya adalah melatih jiwa bertanggung jawab dan menghormati sebuah proses demokrasi,” demikian yang disampaikan oleh Bapak Moh. Hendra, M.Pd., salah satu  guru pengajar  Pendidikan Agama Islam di sekolah ini.

Liputan       : Jurnalis Smaga

Kameramen: Raihan Bagus Smagatech

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *